
Berawal dari blog yang dibuatkan sang suami, nama Amelia Masniari dikenal luas. Tulisannya dijadikan panduan bagi yang ingin jalan-jalan ke luar negeri. Saking dipuja, nama blognya, "Belanja Sampai Mati", kini jadi idiom baku di kalangan shoppaholic. Ester Sondang Apa sih, profesi Anda sebenarnya? Tadinya aku adalah distributor pakaian bayi yang memasok ritel-ritel besar. Untuk mendapatkan model yang sesuai dengan keinginan konsumen ritel-ritel high class ini, aku merasa perlu mencari inspirasi sampai ke luar negeri. Ini memang cocok dengan hobiku, travelling.Setelah tak lagi berkecimpung di bisnis pakaian bayi, aku malah jadi Personal Assistant Buyer. Gara-garanya, teman-teman yang mendengar pengalamanku melanglang buana ke berbagai negara, terutama China dan Italia, minta tolong aku membelikan barang-barang bermerek seperti Hermes, Channel, Louis Vuitton, dan lain-lain, yang rata-rata dijual di luar negeri. Yang berminat menitip belanja bukan cuma 1 atau 2 orang, lho, tapi banyak. Sebagian besar klienku adalah ibu-ibu pejabat. Lama-kelamaan, jasa PAB ini enggak cuma untuk belanja di luar negeri saja, tapi juga dalam negeri. Kebanyakan klienku sih, minta aku belanja langsung di tempat barang branded itu diproduksi. Dari tiap barang aku dapat komisi 10-15%. Nah, pengalaman travelling sekalian belanja ke berbagai tempat inilah yang kemudian aku bagi pada pembaca blog-ku. Mulai dari cerita tentang makanan, butik, hotel dan segala sesuatu yang unik di sana. Memang hobi menulis? Semula, aku enggak pede menulis, karena memang tidak punya kemampuan di bidang itu. Tapi, waktu empat tahun yang lalu aku ikut suami, AKBP Reinhard Hutagaol, hijrah ke salah satu kabupaten di Jambi, kegiatan menulis ini dimulai. Gara-garanya aku bosan dengan suasana kota yang sepi. Karena aku gaptek alias gagap teknologi, suamiku membuatkanku sebuah blog. Tapi, memang dasarnya malas, paling banyak aku menulis satu bulan sekali. Malah pernah juga baru menulis lagi setelah tiga bulan vakum. Blog Anda www.belanjasampaimati.blogspot.com (BSM). Kok, dinamai demikian? Idenya datang dari istilah shop ‘till you drop, yang artinya belanja sampai bangkrut. Nah, aku enggak mau seperti itu. Aku maunya belanja sampai mati, yang berarti aku berduit terus, jadi enggak ada bangkrut-bangkrutnya. Hahaha. Enggak disangka-sangka, walau jarang diisi, blog-ku banyak yang baca. Baru tahun pertama saja, pembaca BSM menembus angka 10.000. Dan sejak 8 bulan lalu aku mulai rajin menulis artikel lifestyle untuk wanita middle class usia 30-an ke atas, pembacanya drastis bertambah hingga 40.000. Lifestyle wanita middle class usia 30-an tahun ke atas itu seperti apa, sih? Yang saya maksud adalah gaya hidup untuk wanita kelas atas yang sudah bersuami, isinya seputar perawatan kecantikan terbaru, pakaian yang lagi up to date, sampai cerita-cerita seputar masalah seks yang jarang terekspos di media. Lalu? Saat pengunjung blog-ku menembus angka 50.000, beberapa majalah tertarik membeli tulisanku yang ada di blog. Lain waktu, mereka juga minta aku menulis artikel mengenai satu tema tertentu. Jadilah aku kini dapat profesi baru, yakni Fashion Consultant. Di sinilah aku baru merasa bahwa pekerjaan ini made money. Suami pun sangat bangga terhadapku. Dan melihat blog-ku punya prospek bagus di masa datang, ia kemudian membuatkanku milis (mailing list) BSM. Tujuannya supaya aku dan para pembaca BSM bisa interaksi langsung. Belakangan, banyak anggota milis yang mengaku penasaran ingin ke negara-negara yang pernah kukunjungi. Sering mereka merencanakan travelling ke China atau negara lainnya bersama-sama. Beberapakali aku juga diajak serta untuk jadi guide mereka selama di sana. Tentu saja mereka yang membayari semua biaya perjalananku. Banyak pengalaman seru selama jadi guide? Lumayan. Dulu, saat ke China, salah seorang temanku yang adalah istri pejabat, minta dibelikan obat asam urat buatan asli China untuk suaminya. Jika masalah hotel, butik, dan res

Belanja Sampai Mati
2008

Pantang Mati Gaya
2010

2010

2012

2011

2012

2011

2009