Margins
2015
First Published
4.53
Average Rating
198
Number of Pages

Kenapa Biru? Karena Biru adalah langit yang selalu melingkupimu. Langit yang tak pernah lelah atau mengeluh meski terkadang kau menjauh. Pergi. Tak jenak pada ranah mana kau berdiri. Kenapa Magenta? Sebab akulah Merah yang mengandungmu. Magenta adalah cinta. Magenta adalah luka. Magenta adalah wujud aku dan juga kamu. Sebuah kompleksitas penyatuan yang menjelma dalam keluguannya yang muda. Magenta, sinar yang menyala pada kelamnya biru malam. Magenta, membuat segalanya berbaur dan tertukar. ***** Biru Magenta ini tak hendak berpanjang-panjang dalam mengolah kata, tak pula memilih metafor yang berbelit, melainkan justru secara cerdik memaksimalkan diksi sederhana namun berdaya makna dalam dan jauh. Sanie B. Kuncoro - penulis novel Garis Perempuan, Ma Yan dan Silang Hati. Meskipun menulis puisi merupakan suatu kerja pemadatan bahasa, metafora (dalam pengertian luas) yang digunakan dalam kumpulan ini ditulis dengan tidak tergesa-gesa. Mario F. Lawi, penyair. Membaca korpus wacana Biru Magenta karya Satyavati dan Julionatan seakan saya dihadapkan kembali pada kesadaran bahwa kita (masih) manusia: makhluk yang dinamis, penuh pergulatan, dan haru biru dalam keberadaannya. Indra Tjahyadi, penyair, penikmat kehidupan.

Avg Rating
4.53
Number of Ratings
105
5 STARS
77%
4 STARS
11%
3 STARS
5%
2 STARS
1%
1 STARS
6%
goodreads

Authors

Stebby Julionatan
Stebby Julionatan
Author · 3 books
Stebby Julionatan. Lahir di Probolinggo, Jawa Timur, 30 Juli 1983. Mantan Kang Kota Probolinggo 2006, finalis Raka-Raki Jawa Timur 2007 dan Rimata Jatim BPAP 2008. Pendiri Komunitas Menulis (KOMUNLIS). Bergiat di Komunitas Sae Sanget Indonesia (KSSI). Sehari-hari bekerja sebagai staf Diskominfo Kota Probolinggo, penyiar radio dan editor tabloid Suara Kota. Pernah dinobatkan sebagai Penulis Muda Berbakat 2007 atas karyanya “Ku Nanti Hujan di Pucuk Musim Kemarau” oleh Kolomkita. Karyanya yang telah terbit LAN (Bayumedia, 2010), Barang yang Sudah Dibeli Tidak Dapat Ditukar Kembali (Bayumedia, 2011) dan Biru Megenta (Ruang Kosong, 2015). Tahun yang sama, Biru Megenta masuk shortlist Anugerah Pembaca Indonesia (API) 2015. Di 2016, manuskrip puisi Rabu dan Biru, menjadi nominator (5 besar) Siwanataraja Awards. Dapat disapa di @sjulionatan dan untuk berkirim email bisa ke sjulionatan@yahoo.com.
548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved