
Kucing Putih betina dengan tanda hitam berbentuk bulan sabit di sekitar kening itu murung. Ia tidak ingin makan lagi. Air matanya sering mengalir. Ia benar-benar kehilangan semangat dan tidak bergairah melakukan hal apapun. Keriangan sebelumnya telah memudar terbawa oleh kepergian satu-satunya saudara yang ia miliki. Saudaranya, Kucing Hitam jantan dengan bintang putih di sekitar kening itu kini tidak ada disampingnya. Manusia Asing itu tidak hanya memisahkan tubuh sepasang kucing kecil bersaudara itu, tetapi benar-benar menghancurkan semangat hidup Kucing Putih. Ia terkulai lemah di dalam kandang tanpa ingin ke mana-mana. Satu satunya yang ia inginkan saat ini hanyalah bertemu kembali dengan saudaranya. Ia tidak bersemangat saat ada yang mencoba menghiburnya. Ia bahkan tidak berdiri sama sekali saat mainan kucing digerakkan di atas kepalanya.