Margins
Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa book cover
Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa
1983
First Published
3.91
Average Rating
305
Number of Pages

Novel sejarah yang menggabungkan catatan kebudayaan masyarakat Halmahera, Maluku Utara, dengan cerita kehidupan lintas generasi dari suku Tobelo, dan menyimpulnya dalam satu benang merah: semangat kepahlawanan dan keberanian masyarakat dalam menghadapi penguasa dan bangsa kolonial. Berlatar belakang Halmahera pada zaman kolonial dan relasinya dengan para sultan Ternate-Tidore abad ke-16 dan 17, serta praktik kolonialisme oleh bangsa Portugal, Spanyol, dan Belanda. Keserakahan dan nafsu penjajah, serta perebutan kekuasaan antarkerajaan lokal akhirnya membuat rakyat begitu menderita. Pada akhirnya, siapakah yang sebenarnya menjadi sang ikan hiu pengganyang? Novel yang kental dengan rasa Nusantara serta dilengkapi dengan ilustrasi dan sketsa karya Y.B. Mangunwijaya. Novel yang dilengkapi dengan peta, catatan sejarah kebudayaan masyarakat di Maluku Utara, dan ilustrasi yang memukau. Bercerita tentang Gabi yang pada tahun 1980 menelusuri sejarah Kiema-Dudu, kepala kampung Dowingo-Jo di tepi timur Teluk Kao di pulau Halmahera sana ratusan tahun sebelumnya (1594) dan menemukan kepahlawanan dan keberanian masyarakat Halmahera saat menghadapi bangsa kolonial.

Avg Rating
3.91
Number of Ratings
271
5 STARS
32%
4 STARS
34%
3 STARS
27%
2 STARS
6%
1 STARS
1%
goodreads

Author

Y.B. Mangunwijaya
Y.B. Mangunwijaya
Author · 13 books

Yusuf Bilyarta Mangunwijaya was an architect, writer, Catholic priest, and activist. Romo Mangun (Father Mangun) was publicly known by his novel "Burung-Burung Manyar" which was awarded Ramon Magsaysay Award for South-East Asia Writings on 1996. Not only active in the fiction genre, Romo Mangun also wrote many non-fiction and architectural works such as "Sastra dan Religiositas" [tr.: Literature and Religiosity] which won The Best Non-Fiction prize in 1982. Bibliography: * Balada Becak, novel, 1985 * Balada dara-dara Mendut, novel, 1993 * Burung-Burung Rantau, novel, 1992 * Burung-Burung Manyar, novel, 1981 * Di Bawah Bayang-Bayang Adikuasa, 1987 * Durga Umayi, novel, 1985 * Esei-esei orang Republik, 1987 * Fisika Bangunan, buku Arsitektur, 1980 * Gereja Diaspora, 1999 * Gerundelan Orang Republik, 1995 * Ikan-Ikan Hiu, Ido, Homa, novel, 1983 * Impian Dari Yogyakarta, 2003 * Kita Lebih Bodoh dari Generasi Soekarno-Hatta, 2000 * Manusia Pascamodern, Semesta, dan Tuhan: renungan filsafat hidup, manusia modern, 1999 * Memuliakan Allah, Mengangkat Manusia, 1999 * Menjadi generasi pasca-Indonesia: kegelisahan Y.B. Mangunwijaya, 1999 * Menuju Indonesia Serba Baru, 1998 * Menuju Republik Indonesia Serikat, 1998 * Merintis RI Yang Manusiawi: Republik yang adil dan beradab, 1999 * Pasca-Indonesia, Pasca-Einstein, 1999 * Pemasyarakatan susastra dipandang dari sudut budaya, 1986 * Pohon-Pohon Sesawi, novel, 1999 * Politik Hati Nurani * Puntung-Puntung Roro Mendut, 1978 * Putri duyung yang mendamba: renungan filsafat hidup manusia modern * Ragawidya, 1986 * Romo Rahadi, novel, 1981 (he used alias as Y. Wastu Wijaya) * Roro Mendut, Genduk Duku, Lusi Lindri, novel trilogi, 1983-1987 * Rumah Bambu, 2000 * Sastra dan Religiositas, 1982 * Saya Ingin Membayar Utang Kepada Rakyat, 1999 * Soeharto dalam Cerpen Indonesia, 2001 * Spiritualitas Baru * Tentara dan Kaum Bersenjata, 1999 * Tumbal: kumpulan tulisan tentang kebudayaan, perikemanusiaan dan kemasyarakatan, 1994 * Wastu Citra, buku Arsitektur, 1988

548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved