
Apabila disebut istilah "jihad", maka asosiasi kaum yang tidak mengerti, langsung pada suatu kesimpulan "perang". Sebenarnya, jihad diartikan perang memang tidak salah, tetapi hanya dengan diartikan perang, maka hakekat sebenarnya bagi pengertian jihad menjadi kabur. Dan karena kekaburan ini, maka jadilah istilah "jihad" itu, sebagai istilah negatif, yang identik dengan gerakan teror. Untuk memperjelas pengertian dan hakekat jihad, atau mengembalikan citra jihad, pada dasarnya bukan usaha gampang. Untuk itu, diperlukan penulis, peneliti, pemikir yang mampu membuka tabir secara jelas dan gamblang. Dan kiranya, tulisan Abul A`la Al-Maududi, Hasan Al-Banna, dan Sayyid Quthub ini sangat representatif.