
Petir sedang menyambar-nyambar di hati Trio Biji yang terdiri dari: Mongga, Bella, dan Zara. Kesetiaan mereka diuji sejak kedatangan makhluk bernama Joni Garang! Trio Biji sudah langsung mencium udang yang disembunyikan Joni di balik batu. Untuk membuktikannya, mereka melakukan sebuah misi “Sang Penelepon Gelap”. Sayang seribu sayang, misi itu justru menjerat ketiganya dengan perjanjian konyol. Perjanjian untuk berkencan bersama Joni secara bergantian selama masing-masing 1 bulan. Gejolak batin yang sangat menyiksa anggota Trio Biji tak dapat lagi dihindari. Sebab, ini akan menjadi pengalaman cinta pertama mereka, sekaligus penyebab utama keretakan persahabatan Trio Biji. Ini bisa gawat!
Author
Yudhistira Ardi Noegraha Moelyana Massardi was born in Subang, West Java, 1954. Yudhistira has made himself one of the most controversial of Indonesia's younger authors. He writes for various newspaper and women's magazines, largely about romantic love among adolescents. In 1976, at the age of 22, he was the assistant editor of a popular magazine, Le Laki, that survived until 1978. But he is also an occasional contributor to the serious literary journal Horison. Since March 1976, he has worked as a journalist for the weekly newsmagazine Tempo, edited by Gunawan Mohamad, himself a noted poet and essayist. To regard Yuhistira simply as a writer of "pop" quality, as a number of critics do, is a mistake. His typical style is indeed usually light-hearted, witty, and sarcastic.