
Ada bulan yang hobinya marah-marah. Ada anak yang ogah sekolah. Ada putri yang membuat selimut dari awan. Ada laki-laki miskin dengan alis yang Panjang. Ada ayah yang bersinnya bisa bikin kaget satu puskesmas. Ada pahlawan super yang yakin dirinya tak terkalahkan. Semua tokoh itu lahir dari satu kebiasaan kecil: suka bertanya. Kisah 1001 Tanya: Cerita-cerita dari Rasa Ingin Tahu dating dari pertanyaan yang polos, jujur, dan sering membuat orang dewasa kehabisan jawaban. Hati-hati, buku ini tidak memberikan jawaban. Ia justru membuatmu penasaran membaca ceritanya, lalu memenuhi kepalamu dengan pertanyaan-pertanyaan baru. Kamu boleh membaca satu cerita saja. Atau diam-diam membaca semuanya.
Author

Noor H. Dee lahir di Depok, Maret 1982. Selama tujuh tahun ia pernah bekerja sebagai pemasak di hotel dan restoran. Selain hobi menulis, ia juga hobi tidur dan bermain musik. Ia aktif di komunitas Brigade Lawan Arus, pernah mendirikan Perpustakaan Jalanan di pinggir jalan Margonda Depok, redaktur media gratisan Jurnal Omong Kosong, dan ia juga pernah menjabat sebagai ketua FLP Depok, tetapi mengundurkan diri lantaran selalu merasa tidak percaya diri setiap kali berbicara di depan banyak Orang. Buku pertamanya berjudul Sepasang Mata untuk Cinta yang Buta (terbitan Lingkar Pena Publishing House). Cerita pendeknya yang berjudul Mengejar Kupu-Kupu dimuat di dalam buku antologi cerpen yang berjudul Kupu-Kupu dan Tambuli (terbitan Dewan Kesenian Jakarta), dan cerpennya yang berjudul Orang-Orang Terowongan juga dimuat di dalam buku antologi kasih untuk Palestina, judul bukunya Gadis Kota Jerash (terbitan Lingkar Pena Publishing House). Selain bekerja sebagai editor picisan di sebuah penerbitan, ia juga mengurus situs www.sipenulis.com (media sosial untuk pencinta literasi) . Igauannya dapat dibaca di www.noorhdee.tumblr.com. Kini ia tinggal di Depok.