Margins
Kita di Titik Temu book cover
Kita di Titik Temu
2023
First Published
4.60
Average Rating
300
Number of Pages

Ada cerita di setiap pertemuan. Ada senyum yang merekah. Ada pelukan hangat yang menyambut. Ada jemari yang saling bertaut. Ada janji yang terucap. Tak sedikit ada pedih tersisa di ujung pertemuan. Ada isak yang tertanan. Ada lubang besar menganga di jiwa. Semesta bergerak. Hidup tidak selalu berputar di titik yang sama. Sejatinya pertemuan selalu berjalan beriringan dengan perpisahan, mereka bergandengan di titik temu. Kita di Titik Temu membawa Anda menyelami beragam cerita karya para penulis di komunitas Semut Merah Kaizen: Elisabeth Ika, Mita Vacariani, Anky Prasetya, Tami Kira, Dita Melia, Smita Diastri, Nuha Azizah, Ade Irawan, Andina Yudiarti, Karla SB, Jia Effendie, Sasa Ahadiah, Lucia Dwi Elvira, Wilis Juharini, Rika Siti Syaadah, Istianatul Muflihah, Khoirun Nikmah, Anggara Palguna, Lidya Dwi Susanti, Rina Dianita, Irishanna, Kiandra Aesha, Altami N.D, Grace Tioso, Johana Melisa, Stanza Alquisha, dan Puspa Kirana. Selamat menemukan kisahmu! —- Lewat buku antologi ini pembaca diajak menyelami dan merenungi makna lain dari suatu pertemuan melalui cerita-cerita yang kaya, unik, dan menggugah. ~ Didiet Maulana

Avg Rating
4.60
Number of Ratings
10
5 STARS
70%
4 STARS
20%
3 STARS
10%
2 STARS
0%
1 STARS
0%
goodreads

Authors

Altami N.D.
Altami N.D.
Author · 3 books
Altami N.D grew up and finished her education up to high school in Kediri. She has a bachelor degree from IPB University and master degree from Airlangga University. She is currently living in Tangerang with her husband, son, and twin daughter.
Jia Effendie
Jia Effendie
Author · 3 books

Jia Effendie lahir di Garut tanggal 21 Juni. Senang menulis fiksi sejak SMP. Cerpen pertamanya yang dimuat adalah “Fla Je’t Aime” di majalah Aneka Yess! tahun 1999. Sejak itu, karya cerpen dan puisinya dimuat di berbagai media nasional dan lokal di Indonesia. Pada tahun 2008, Jia menerbitkan kumpulan cerpen Nyonya Perca. Tahun 2010, cerpennya yang berjudul Mera Berbie terpilih menjadi salah satu cerita yang dijadikan FTV dalam rangka ulang tahun SCTV yang kedua puluh: Sinema 20 Wajah Indonesia dengan judul Susuk Barbie. Kumpulan cerpen keduanya, Ya Lyublyu Tebya, terbit bulan Oktober 2010. Buku Jia yang lain adalah Menuai Sajak di Kebun Raya Bersama Sapardi Djoko Damono (2011), Empat Elemen (2011), Kaki Mimpi (2011), Cerita Sahabat (Gramedia Pustaka Utama, 2011), Perkara Mengirim Senja (Penerbit Serambi, 2012), dan Cerita Sahabat 2: Asmara Dini Hari (Gramedia Pustaka Utama, 2012), Singgah (Gramedia Pustaka Utama, 2013), Glenn Fredly 20 (Entermedia, 2015), dan After Office Hours (Pastel Books, 2016). http://soundcloud.com/jiaeffendie | http://jiaeffendie.wordpress.com| jiaeffendie@gmail.com

548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved