
Apakah aku kelak bisa melupakan hari itu? Saat-saat penuh magis di Insa-Dong? Entahlah, aku sendiri nggak yakin. Sejak hari itu, aku merasa ada yang berbeda padaku. Hari-hariku tanpa gravitasi! Aku melayang-layang nggak karuan. Apapun yang kumakan, rasanya langsung terlupa begitu melewati tenggorokan. Keanehan yang belum pernah kurasakan. Satu lagi, dia melihatku dalam keadaan paling buruk seumur hidupku. Wajah nggak karuan dan bibir pecah-pecah parah. Tuhan, aku rela kalau mati saat ini juga. Sangat rela.
Author
Indah Hanaco penyuka novel-novel historical romance. Tergila-gila pada segala hal yang berbau tahun 90-an. Juga sederet serial kriminal dan film-film romance. Mendadak mellow hanya karena gerimis. Kolektor majalah dan buku-buku resep yang jarang dimanfaatkan. Fans sejati Michael Schumacher yang memilih berhenti menonton balapana Formula Satu begitu sang idola pensiun. Tidak bisa lepas dari kopi meski sangat tidak menyukai kopi. Indah Hanaco pernah bekerja kantoran, tetapi benar-benar merasa menemukan "dunia" saat menjadi penulis. Cita-cita saat ini adalah pindah dan menetap di Yogyakarta, keliling Eropa serta menghabiskan sisa hidup untuk menulis. Indah Hanaco telah menerbitkan 23 novel, beberapa buku anak dan parenting. Indah Hanaco juga menulis novel dengan pseudonym Aimee Karenina.