Margins
Memories to Forget book cover
Memories to Forget
2017
First Published
3.55
Average Rating
220
Number of Pages

“Aku harus pergi, jauh dari sini....” Mendengar kata-kata itu, jantung Lara serasa berhenti. Yang bisa diucapkannya sebagai respons hanya sebuah pertanyaan lirih. “Ke mana?” “Mesir.” “Kamu berjanji akan tetap menghubungi aku?” “Mungkin, sebaiknya kita nggak usah berhubungan lagi,” ujar Satria. Lara menyeka air matanya. “Mungkin ini terlambat, tapi aku ingin kamu tahu... bahwa aku....” “Pulanglah, Lara! Aku serius!” Perempuan itu tersentak kaget. Kali ini, Satria benar-benar serius. Tinggallah Lara sendirian dengan tangis yang tak lagi tertahan. Mungkin kisah cintamu seperti Satria. Harus pergi jauh demi kebaikan orang yang paling kamu sayangi. Atau kisah cintamu seperti Lara—ditinggalkan saat kamu baru menyadari perasaanmu yang sesungguhnya. Mencintai memang tak semudah saat kita mengucapkannya. Kadang kita harus menderita dan meneteskan air mata. Namun, cinta itu pula yang membuat kita berani. Berani melangkah ke depan sekalipun kenangan pahit masa lalu terus menghampiri. Karena akan selalu ada bagian dari masa lalu yang memaksa untuk dikenang. Sekalipun, kenangan itu lebih baik dilupakan.

Avg Rating
3.55
Number of Ratings
55
5 STARS
25%
4 STARS
25%
3 STARS
36%
2 STARS
4%
1 STARS
9%
goodreads

Author

Mahir Pradana
Mahir Pradana
Author · 7 books
I'm like Rob from 'High Fidelity', combines with Montag from 'Fahrenheit 451', a little bit of Santiago from 'The Alchemist' and would like to be Edward Cullen... not!
548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved