
Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek: cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, enggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia enggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar enggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya enggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia in? Bella enggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Dan ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali enggak menyangka, kakak laki-laki yang selalu tampak sempurna di matanya itu, ternyata menyimpan rahasia yang sangat memalukan....
Author

Stephanie Zen has been passionate about writing since elementary school, crafting stories that resonate with humor, heart, and inspiration. Influenced by authors like Sophie Kinsella and JK Rowling, her writing blends wit with deeper reflections on life and love. Beyond books, music plays a huge role in her creative process—especially the songs of Daughtry, which have inspired many of her stories. When she’s not writing, Stephanie shares her thoughts and inspirations on her blog: https://smoothzensations.wordpress.com/