Margins
Parade yang Tak Pernah Usai book cover
Parade yang Tak Pernah Usai
2022
First Published
3.91
Average Rating
312
Number of Pages
17 cerita pendek dalam buku ini menyajikan penjelajahan atas keberagaman tersebut dengan pendekatan yang kaya. Para penulis buku ini berasal dari berbagai latar belakang, seperti novelis, aktivis Queer, penerjemah, peneliti, dosen, guru, karyawan swasta, sineas, praktisi yoga, dan mahasiswa pasca sarjana. Mereka menulis ragam cerita mengangkat isu gender dan seksualitas-yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada-lesbian, biseksual, gay, dan transgender (LGBT), melainkan juga pelbagai kemungkinan relasi identitas, dan keberadaan diri yang melampaui label-label tersebut.
Avg Rating
3.91
Number of Ratings
44
5 STARS
20%
4 STARS
55%
3 STARS
23%
2 STARS
0%
1 STARS
2%
goodreads

Authors

Stebby Julionatan
Stebby Julionatan
Author · 3 books
Stebby Julionatan. Lahir di Probolinggo, Jawa Timur, 30 Juli 1983. Mantan Kang Kota Probolinggo 2006, finalis Raka-Raki Jawa Timur 2007 dan Rimata Jatim BPAP 2008. Pendiri Komunitas Menulis (KOMUNLIS). Bergiat di Komunitas Sae Sanget Indonesia (KSSI). Sehari-hari bekerja sebagai staf Diskominfo Kota Probolinggo, penyiar radio dan editor tabloid Suara Kota. Pernah dinobatkan sebagai Penulis Muda Berbakat 2007 atas karyanya “Ku Nanti Hujan di Pucuk Musim Kemarau” oleh Kolomkita. Karyanya yang telah terbit LAN (Bayumedia, 2010), Barang yang Sudah Dibeli Tidak Dapat Ditukar Kembali (Bayumedia, 2011) dan Biru Megenta (Ruang Kosong, 2015). Tahun yang sama, Biru Megenta masuk shortlist Anugerah Pembaca Indonesia (API) 2015. Di 2016, manuskrip puisi Rabu dan Biru, menjadi nominator (5 besar) Siwanataraja Awards. Dapat disapa di @sjulionatan dan untuk berkirim email bisa ke sjulionatan@yahoo.com.
Rio Johan
Rio Johan
Author · 7 books
Rio Johan was born in Baturaja, South Sumatra, 1990. Rio has been invited to speak at The Ubud Reader's & Writer's festival (2015), was on a sponsored residency in Berlin, Germany (2016) and has been the recipient of the 2014 Prose Book of Choice by Tempo for his short story collection, "Aksara Amananunna", and the 2018 Khatulistiwa Literary Award for his novel, "Ibu Susu".
Dewi Anggraeni
Dewi Anggraeni
Author · 1 book

Dewi Anggraeni merupakan dosen di Program Studi Jepang, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia dengan peminatan susastra dan kajian poskolonial. Ia juga merupakan kandidat doktor di Japanese-Chinese Language and Literature Programme, Graduate School of Social Humanities and Social Sciences, Hiroshima University dan sedang merampungkan disertasi tentang representasi Indonesia oleh pengarang Jepang pada periode 1940–1945. Dewi Anggraeni menjadi pemenang kedua Sayembara Kritik Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) pada 2019 dan pemenang unggulan sayembara yang sama pada 2022. Ia merupakan salah satu kontributor dalam buku Antologi Kritik Sastra Badan Bahasa (Badan Bahasa, 2020) dan kumpulan cerpen Parade yang Tak Pernah Usai (Buku Mojok, 2022). Ia juga aktif menulis tentang penelitian kesusastraan terutama untuk jurnal akademik serta menjadi penerjemah Bahasa Jepang dan Inggris.

Putu Juli Sastrawan
Putu Juli Sastrawan
Author · 2 books
Putu Juli Sastrawan adalah penulis dan peneliti yang sejak 2022 berfokus pada memori kolektif, poli­tik ingatan, serta narasi sejarah dalam sastra dan seni. Pada 2024, ia menjalani residensi menulis di Kyoto dan menjadi peneliti tamu di Pusat Kajian Asia Tenggara, Universitas Kyoto. Saat ini, ia tengah mengerjakan proyek penulisan yang mengeksplorasi bagaimana fiksi menjadi medium bagi penyintas dan saksi mata Peristiwa 1965 dan Bom Atom Hiroshima.
548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved