"Inilah akhir dari Bait Allah Ketiga" - Moshe Dayan kepada Golda Meir Pada pukul 14.00 hari Sabtu, 6 Oktober 1973, tentara Mesir di Suriah menghancurkan kekhusyukan Yom Kippur - Hari penebusan dosa Yahudi - ketika mereka menyerang posisi-posisi tentara Israel di terusan Suez dan Dataran Golan. Serangan mendadak yang dilakukan dengan gencar itu bahkan dikatakan lebih menghancurkan daripada serangan mendadak yang dilancarkan Jerman Nazi ke Uni Soviet dalam Operasi Barbarossa maupun serangan membongkok Jepang di Pearl Harbor, karena serangan itu untuk pertama kalinya memaksa Israel berhadapan dengan ancaman nyata yang dapat menghancurkan eksistensi negara mereka. Akankah kekhawatiran terburuk Israel terjadi? Akankah mereka mengalami nasib serupa seperti leluhurnya yang dihancurkan oleh kemaharajaan Babilonia dan Romawi? Inilah kisah tentang Yom Kippur, perang terbesar dari konflik Arab-Israel. Seri Konflik Bersejarah menghadirkan bermacam-macam konflik dalam skala kecil maupun besar yang dianggap memiliki arti penting dalam sejarah sebuah bangsa, atau bahkan sejarah dunia. Anda akan disuguhi paparan mendalam mengenai konfliknya, dengan sedikit latarbelakang politis, melihat langsung strategi yang digunakan, pemikiran tokoh-tokoh lapangan yang terlibat, jalannya konfrontasi plus teknologi militer yang digunakan. Editor's Note - menyajikan konflik-konflik militer dunia secara detil - dilengkapi foto/ilustrasi - meliputi konflik dari Perang Dunia II hingga zaman modern (Korea, Afghanistan, operasi militer antiteror, dll.)