Margins
2015
First Published
3.22
Average Rating
220
Number of Pages

Julia “Kenapa kamu terima lamarannya?"" ""Karena dia sesuai dengan gambamn pria ideal gang selalu kita impikan. Kaya, tampan, mapan, baik, dan tidak pernah terlihat menggandeng, banyak pacar."" “Dia mengatakan perasaannya padamu?"" Aku kembali menggeleng. “Dia pernah menciummu?"" ""Dia pernah memelukku... Oh! Dan berpegangan tangan saat foto prewed. ""Astaga, J..."" Meisha “Aku nggak tahu kenapa orang-orang masih ingin menikah. Mengetahui persiapannya saja sudah membuatku gila."" “Serius, kamu benar-benar nggak tahu? Kamu perlu nikah karena kamu bisa ‘having fun‘ sepuasnya tanpa harus takut dosa!"" well, mungkin itu salah satu keuntungan pernikahan. Tapi menukarkan kebebasanku hanga untuk itu? Oh, tidak! Setidaknya aku memang, belum siap untuk itu. Octa ""Sebenernya menikah itu untuk apa? Aku selalu berpikir, pernikaham itu hanya tanda tangan di atas kertas perjanjian. Laki-laki memberi nafkah. Perempuan melayani seumur hidupnya. Mungkin akan ada hal-hal lain di dalam perjanjian itu Aku tak tahu, tapi... dengan semua yang terjadi, aku...

Avg Rating
3.22
Number of Ratings
46
5 STARS
11%
4 STARS
22%
3 STARS
48%
2 STARS
17%
1 STARS
2%
goodreads

Authors

548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved