Margins
Pramoedya Menggugat book cover
Pramoedya Menggugat
Melacak Jejak Indonesia
2011
First Published
4.08
Average Rating
436
Number of Pages

“Sudah saya menulis apa yang ingin saya tulis. Sudah saya punya apa yang ingin saya punya.” — Pramoedya Ananta Toer Itulah ucapan Pramoedya pada Februari 2006, dua bulan sebelum ia meninggal dunia, kepada penulis buku ini, Prof. Koh Young Hun. Ungkapan yang sederhana itu menunjukkan falsafah dan sikap Pramoedya yang dipegangnya. Dia tidak tamak akan harta dan sastra. Sikap Pramoedya ini berbeda dengan sejumlah sastrawan yang tetap ingin menghasilkan karya sastranya walaupun kualitasnya sudah surut. Buku ini menganalisis dan menguraikan dunia Pramoedya melalui karya-karyanya. Kedalaman makna, keunggulan, dan pesan tematik novel Pramoedya seperti tetralogi Bumi Manusia, Arus Balik, Arok Dedes, dan Gadis Pantai dikupas dengan penuh pertanggungjawaban. Penulis mengungkap cara pandang Pram terhadap keindonesiaan dengan lugas dan tajam. Dilengkapi sumber data, dokumen, dan teori sastra mutakhir, buku ini menjadi bacaan yang penting bagi pecinta karya-karya Pramoedya. Pramoedya adalah novelis yang tidak hanya mewakili Indonesia, melainkan juga seorang sastrawan yang mewakili kawasan Asia. Pramoedya memang telah pergi dari sisi kita. Walaupun demikian, ia tetap bersama kita dengan anak rohaninya, karya-karyanya yang monumental.

Avg Rating
4.08
Number of Ratings
48
5 STARS
29%
4 STARS
50%
3 STARS
21%
2 STARS
0%
1 STARS
0%
goodreads

Author

548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved