Margins
Margins
Sign in
Margins
Subscribe to our newsletter
548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
hello@margins.app
·
+1 (650) 223-5283
Privacy Policy
·
Terms of Use
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved
Serial Noni
Serial Noni
Series · 11 books · 1983-2025
By
Bung Smas
Books in series
#1
Nyanyian Ibu
1983
Nyanyian itu aneh. Eli menyanyikannya tanpa sadar dalam tidurnya, ketika dia sedang sedih sekali. Noni menyelidikinya agar dia bisa mengungkapkan misteri asal-usul sahabatnya itu. Penyelidikan belum selesai, Eli sudah hilang, setelah dia dituduh mencuri perhiasan saudara angkatnya. Bapak menyangka, Eli mungkin diculik Godek, buronan polisi yang ditakuti semua orang. Beberapa hari sebelumnya, Godek memang diketahui bersembunyi di gudang di belakang rumah Noni. Tetapi ketika tempat itu digerebek polisi, Godek lenyap tanpa bekas. Itulah sebabnya Noni dikurung Bapak dalam kamarnya, dilarang mencari Eli. Tentu saja Noni penasaran sekali. Apalagi karena ia merasa tahu di mana Eli berada. Noni yakin, lenyapnya Eli ada hubungannya dengan Bun dan kedua temannya. Ketiga 'gali' ini memang sudah sejak lama membayangi Eli. Kesedihannya karena kehilangan Eli ini masih ditambah lagi dengan perasaan bingung memikirkan nasib Godek. Tanpa setahu siapa pun, Noni, gadis kecil yang potongan rambutnya seperti Lady Di ini, memang bersahabat dengan Godek!
#2
Pelukis Misterius
1983
Noni sangat merindukan Godek, buron polisi yang menjadi sahabatnya. Ia berkenalan dengan Pak Samuel Pamungkas, seorang pelukis sketsa yang disangkanya Godek dalam penyamaran. Belakangan diketahui, Pak Samuel diculik di depan mata Noni. Noni mencari pelukis sketsa itu, karena ia merasa masih punya hutang. Ia terlibat dalam petualangan yang penuh mara-bahaya. Siapa Pak Samuel sebenarnya, betapa sulitnya menebak. Dia bandit atau korban penculikan? Kelompok Gombak (Godek Mati Bangkit Kembali) dan kelompok Karangayu membantunya. Tapi mereka tak berdaya melawan komplotan penjahat yang sangat lihai. Hanya Godek yang bisa membantunya. Sayang Godek tidak pernah muncul. Noni merasa Godek ada di dekatnya, tetapi di mana? Godek bisa berada di mana-mana, seperti angin yang menggetarkan daun-daun bunga sanggalangit di halaman rumah Noni. Di sanalah dulu Noni pertama kali berkenalan dengan Godek. Noni, gadis kecil yang manis tetapi kelaki-lakian ini, bisakah dia selamat dari bahaya yang menghadangnya di mana-mana?
#4
Komplotan Pemasang Bom
1984
Noni menyaksikan peledakan sebuah bom waktu. Ia hampir menjadi korban ledakan itu bersama Eli, sahabatnya. Ia lolos dari maut. Tapi ia merasa dibuntuti oleh komplotan pemasang bom karena ia mengenali salah seorang anggota komplotan, bahkan ia sempat berbicara dengannya. Ia menerima sebuah kiriman paket. Dari dalam paket itu terdengar bunyi seperti bom waktu. Polisi dan tentara dibuat sibuk oleh paket itu. Muncul pengemis misterius yang kakinya pincang. Muncul pula pasien misterius ditempat praktek Tante Dokter. Sebenarnya apa yang sedang dihadapi Noni? Gadis kecil berpotongan rambut seperti Lady Di ini memutuskan untuk mecari Godek, buron sahabatnya. Tetapi dimanakah ia bisa menjumpai Godek?
#5
Komplotan Penyelundup Berlian
1985
#6
Puisi untuk Godek
1985
Bila Noni sedang rindu pada Godek, dia memasang setangkai bunga mawar di jambangan berbentuk sepatu. Tapi yang dirindukan tak pernah muncul. Noni menumpahkan kerinduan itu lewat puisi yang kemudian disiarkan di sebuah radio.
#7
Empat Wajah Godek
1985
#8
Peragawati dari Krapyak
1985
#9
Mawar Merah Patah Ujungnya
1986
#10
Sang Aktor
1986
Noni kecewa karena sikap Mas Angga berubah sejak terpilih menjadi aktor terbaik dalam festival drama remaja. Terjadi ketegangan-ketegangan sehingga Noni tidak betah di rumah. Noni juga merasa kesepian karena semua temannya sedang sibuk. Ia bentrok dengan Bram, seorang penerbang pesawat model. Bentrokan itu berkepanjangan sampai Noni memutuskan untuk mendatangi rumah Bram. Itulah awal bencana yang menimpa dirinya. Ada teroris sedang beraksi. Noni menjadi salah seorang sandera yang akan dibunuh bila semua tuntutan teroris tidak dipenuhi. Semua orang menjadi sibuk untuk membebaskan Noni. Teman-temannya yang tercerai-berai kembali berkumpul. Godek, buraon sahabatnya, memainkan peran sangat penting. Tapi sekali ini Godek gagal. Dia bahkan ditembak teroris. Noni menyaksikan penembakan itu dalam jarak sangat dekat. Mas Angga mengejek kegagalan Godek. Tapi Noni bisa membuktikan bahwa Godek tetap menjadi aktor yang sulit dicari tandingannya. Dia bisa berperan sebagai apa saja. Godek hanya tak bisa berperan sebagai kue donat.
#12
Sandiwara Berdarah
2025
Author
Bung Smas
Author · 17 books
#14
Sakura Berduri
1987