Margins
Trilogi Zona book cover 1
Trilogi Zona book cover 2
Trilogi Zona book cover 3
Trilogi Zona
Series · 3 books · 2005-2006

Books in series

Zona @ Tsunami book cover
#1

Zona @ Tsunami

2005

Mutiara yang copy writer dan Zona yang art director bekerja di perusahaan periklanan yang sama di Jakarta. Keduanya saling naksir, tapi sama-sama sok jaim. Mutia selalu bete menghadapi Zona yang selengekan, sementara Zona sering gondok dengan sikap Mutia yang dianggapnya superjutek. Menjelang akhir tahun 2004, LSM tempat Zona menjadi anggota gerakan pelestarian alam menugasinya menyelidiki suatu proyek yang sedang berlangsung di Taman Nasional Gunung Leuser, NAD. Zona pergi ke Banda Aceh, tapi sebelum ia melanjutkan perjalanan menuju Leuser, datang musibah mahahebat tsunami. Zona lenyap tanpa kabar, tanpa jejak. Mutia menanggalkan ke-jaim-annya dan nekat berangkat ke Banda Aceh yang porak-poranda. Ia bahkan mengais-ngais tumpukan jenazah demi menemukan Zona. Ketegaran Mutia menumbuhkan simpati Dr. Sakti, ahli bedah muda yang rela putus dengan pacarnya demi menjadi "relawan abadi" bagi para korban tsunami. Tepat di pusat bencana, Dr. Sakti berjuang membunuh rasa kasmarannya terhadap Mutia dan justru ikut membantu mencari Zona. Apa yang sebenarnya telah menimpa Zona? Masih selamatkah dia? Ataukah Zona sudah tewas juga? Sampai kapan Mutia akan bertahan mencarinya? Romantis dan menyentuh. Zona Tsunami membuktikan bahwa kisah yang berlatar belakang peristiwa pahit—-gempa bumi dan tsunami di NAD—-tidak membuat penulisnya tenggelam dalam kecengengan. Gaya berceritanya lincah dan mengalir, dengan humor segar yang sering muncul pada saat-saat yang tak terduga. \- Najwa Shihab, jurnalis televisi
Perang Bintang book cover
#2

Perang Bintang

2006

Wira tidak merendahkanku, tapi aku merasa direndahkan. Wira tidak mengejekku, tapi aku merasa diejek. Tatapannya... apa artinya? Memangnya kenapa kalau aku janda? Apa Wira ternyata juga manusia berpikiran dangkal, yang menganggap janda hanya perempuan kelas dua yang suka menggoda pria? Oh, aku benci sekali memikirkan itu! Aku benci membayangkan apa yang Wira pikirkan tentang aku! Yang paling celaka, aku juga membenci diriku sendiri, lantaran jadi begini kacau hanya karena memikirkan apa yang Wira pikirkan! Ya ampun... tentu saja ini tidak boleh terjadi! Daripada naksir brondong bau kencur itu, lebih baik aku makan sepatuku sendiri! \- Rezia Kartika, 30 Jatuh cinta kok sama janda... Janda cerai, lagi. Tiga tahun lebih tua, lagi. Sudah punya anak, lagi. Kayak nggak ada perempuan lainnya saja! Sudah pasti hal konyol macam ini tak boleh terjadi. Ya, kan? Bagaimana dengan reputasiku, coba? Apa kata orang nanti? Ha?! Hahaha! Sekarang aku jadi mirip Rezia: jadi ikut sok jaim memikirkan apa kata orang segala. Bah! Padahal, dari segi nama saja kami nggak jodoh kok. Kartika - Yudha... see? Kalau kami nekat menjalin hubungan, kujamin dunia akan meledak karena Perang Bintang! \- Wira Yudha Nugraha, 27
Zona @ Last book cover
#3

Zona @ Last

2006

"Hidup tetap berjalan biarpun perasaanmu pernah dirontokkan perempuan, Zona. Tapi nikmati saja rasa sakit hatimu, kalau memang maumu begitu…." "Konyol! Ini nasihat paling janggal yang pernah kuterima." "Masalahnya, aku sudah tahu seperti apa rasanya kehilangan perempuan yang benar-benar kita inginkan. Satu-satunya yang bisa kita lakukan hanya menunggu waktu bekerja." "Lalu, berapa lama dukun waktu akhirnya berhasil menyembuhkanmu?" "Siapa bilang aku sudah melupakan cewek itu? Yang pasti, aku mulai bisa memikirkannya tanpa terlalu sakit hati lagi. Manfaatkanlah lukamu, Zona. Eksploitasi saja rasa sakitmu. Lukislah dia dalam versi yang sejuta tahun lebih tua. Bikin matanya delapan, bikin mulutnya sebesar gua, bikin kakinya lima… Jangan lupa traktir aku kalau lukisanmu itu laku!" Zona yang tampan tapi selengekan merasa hidupnya berakhir saat tsunami melandanya. Cacat fisik, kehilangan gadis impian dan pekerjaan, membuat Zona merasa kehilangan harapan untuk bahagia. Di sisi lain ada Nora, gadis ceria yang jatuh cinta pada Zona. Apakah Nora berhasil mengobati hati Zona? Akankah Nora mampu menunggu sampai Zona menemukan lagi arah hidupnya? Zona @ Last berkisah tentang cinta, kehilangan, rindu-dendam, persahabatan, juga hubungan antarsaudara yang kocak dan manis, walau terkadang sinis. Zona @ Last merupakan kelanjutan Zona @ Tsunami dan "benang merah" seri Zona, Perang Bintang. Ketiga novel ini masing-masing utuh dan berdiri sendiri, tapi jelas lebih asyik kalau dibaca berurutan.

Author

548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved