Margins
When Author Meets Editor book cover
When Author Meets Editor
Cara Jitu Jadi Pengarang Novel Laku
2012
First Published
3.75
Average Rating
256
Number of Pages

Sejak 2005, terjadi booming pengarang di dunia fiksi Indonesia. Mendadak banyak yang bisa menjadi pengarang fiksi. Mendadak muncul nama-nama baru yang langsung melesat jadi bintang. Mendadak pula, banyak yang ingin menjadi pengarang fiksi. Bukan hanya karena bisa dipuja-puji penggemar, tampil di sana-sini, dan menang penghargaan ini-itu, tapi juga karena ternyata bisa menghasilkan uang. Apakah kamu punya mimpi yang sama? Berbeda dari buku tip menulis lain yang ditulis oleh/dari sisi pengarang/editor saja, When Author Meets Editor merupakan karya kolaborasi antara pengarang novel teenlit bestseller, Luna Torashyngu dan sang editor, Donna Widjajanto. Berdua mereka menyajikan rahasia dan fakta di balik lahirnya pengarang fiksi andal dan novel-novel laris. Saling melengkapi, duet pengarang-editor ini secara lengkap dan blak-blakan juga membeberkan seluk-beluk dapur keramat bernama “Redaksi Penerbitan”. Ketidaktahuan calon pengarang, seperti: - cara mengirimkan naskah ke penerbit, - prasyarat yang harus dipenuhi agar naskah diterbitkan, - kesalahan sederhana yang membuat naskah langsung ditolak, - tema tulisan yang disukai editor dan pembaca, - kunci menjalin hubungan baik dengan editor, serta - jurus rahasia untuk tetap konsisten berkarya dijawab tuntas di sini berdasarkan pengalaman keduanya. Dilengkapi contoh-contoh karya Luna, kamu akan semakin mudah mengasah kemampuan menulismu. Bonus yang tidak boleh kamu lewatkan: Bocoran lengkap bab-bab naskah asli Mawar Merah: Matahari yang dihapus sehingga tidak muncul dalam buku jadinya.

Avg Rating
3.75
Number of Ratings
65
5 STARS
29%
4 STARS
26%
3 STARS
35%
2 STARS
9%
1 STARS
0%
goodreads

Authors

Luna Torashyngu
Luna Torashyngu
Author · 37 books
Namaku unik, terdiri atas: Luna, dan Torashyngu. Tentunya itu bukan nama asliku. nama asliku adalah (hee..hee..hee.. masih rahasia. tebak sendiri yaa...) Dalam bahasa Spanyol, Luna berarti "bulan". Sedang Torashyngu,walau kayak nama Jepang, aq produk lokal loh. Aq pilih nama Torashyngu gw doyan banget segala hal berbau Jepang, dari mulai masakan Jepang, musik, hingga dorama. Penyanyi favoritku Ayumi Hamasaki, BoA, dan sedikit Laruku. Sedang film Jepang kesukaanku : YOMIGAERI (bagi penggemar J-movie wajib nonton nih film. Ceritanya bagus banget! Touching dan romantis!), sedang dorama banyak yang aq suka, tapi paling terkesan waktu nonton LOVE GENERATION-nya Takuya Kimura dan Takako Matsu. Ceritanya berupa cerita cinta sederhana, tapi bagus banget. Beberapa ceritaku bahkan terinspirasi dari J-Movie dan dorama yang pernah aq tonton, walau aq gak bakal jiplak abis-abisan, gak kayak sinetron kita yang doyan banget ngejiplak punya orang (Udah gitu gak mau ngaku lagi...)
548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved