
AKU TERIMA NIKAHNYA adalah terjemahan nas al-Quran dan al-Sunnah serta psikologi manusia, yang dipersembahkan dengan wajah santai, demi memberi ruang untuk pembaca membaca dengan maksud berikut: “… menulis bukan untuk memberi TAHU, tetapi ingin mencetus MAHU, agar bergerak menuju MAMPU. Pencerahan bukanlah pada mengumpulkan pengetahuan, tetapi kejayaan menyuluh jalan kembara insan mencari Tuhan!”