
Goenawan Mohamad, yang menulis beberapa naskah lakon, "Visa", "Surti dan Tiga Sawunggalin", "Surat-Surat Karna", "Tan Malaka", "Gundala Gawat", kali ini mengolah satu bagan sejarah Mataram di abad ke-17. Tapi ini bukan lakon sejarah. Lakon ini lebih merupakan delirium seorang raja menjelang kematian—paparan tentang apa yang terjadi dengan kekuasaan.