Margins
Dawuk book cover 1
Dawuk book cover 2
Dawuk
Series · 2 books · 2017-2021

Books in series

Dawuk book cover
#1

Dawuk

Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu

2017

“Ini kisah yang sebenarnya belum lama terjadi. Sebuah kisah kelabu penuh darah. Hanya seumuran dua kali coblosan lurah; tidak berselang lama dari saat, untuk pertama kalinya di daerah sini, Golkar menang dari Petiga dengan mudah.” Demikianlah Warto Kemplung mengawali kisahnya kepada siapa saja yang sudi mendengarnya di warung kopi: kisah asmara antara Mat Dawuk dan Inayatun, dua sejoli yang dipandang miring oleh masyarakat, berlatar kehidupan sosial sebuah desa Jawa yang berubah oleh tanaman komoditas dan kerja menjadi buruh migran, dibalut dengan humor, laga, dan dendang film India. Masalahnya, sejauh mana cerita Warto itu sungguh-sungguh terjadi; atau hanya bualan untuk menutupi masa lalunya sendiri?
Anwar Tohari Mencari Mati book cover
#2

Anwar Tohari Mencari Mati

Sebuah Novel

2021

“Aku suka cerbung yang Sau­dara tulis. Tapi kupikir ada yang kurang. Atau kalau boleh kubilang, kuharap Saudara tidak tersinggung, itu sebuah kesalahan. Saudara seharusnya menjadikan Warto Kemplung itu sebagai tokoh utamanya, bukan justru si bekas pembunuh buruk rupa yang diceritakannya. Dengan demikian, menurutku, sedikit meleset apabila Saudara kemudian memilih ‘Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu’ sebagai judul. Tapi aku me­ngerti kesulitan Saudara. Saudara tak tahu sama sekali soal War­to ini.” Inilah sekuel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu, yang diawali dari serangkaian surat pembaca misterius yang mengklaim mengetahui asal-usul pembual kesayangan kita, Warto Kemplung, dan menjelaskan dari mana kelihaian mendongengnya berasal. Namun sekali lagi, apa yang tersampaikan dalam cerita ternyata belum tentu adalah apa yang sesungguhnya terjadi. Ini juga tribut bagi segala bacaan, tontonan, dan musik yang pernah dan terus memikat hati banyak orang, kendati kritikus adiluhung suka melabelinya sebagai hiburan rendahan belaka.

Author

Mahfud Ikhwan
Mahfud Ikhwan
Author · 9 books

Mahfud Ikhwan lahir di Lamongan, 7 Mei 1980. Lulus dari Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Gadjah Mada, tahun 2003 dengan skripsi tentang cerpen-cerpen Kuntowijoyo. Menulis sejak kuliah, pernah menerbitkan cerpennya di Annida, Jawa Pos, Minggu Pagi, dan di beberapa buku antologi cerpen independen. Bekerja di penerbitan buku sekolah antara 2005–2009 dan menghasilkan serial Sejarah Kebudayaan Islam untuk siswa MI berjudul Bertualang Bersama Tarikh (4 jilid, 2006) dan menulis cergam Seri Peperangan pada Zaman Nabi (3 jilid, 2008). Novelnya yang sudah terbit adalah Ulid Tak Ingin ke Malaysia (2009) dan Lari Gung! Lari! (2011). Novelnya yang ketiga, Kambing dan Hujan, memenangkan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014. Selain menulis dan menjadi editor, sehari-harinya menulis ulasan sepakbola di belakang gawangdan ulasan film India di dushman duniya ka, serta menjadi fasilitator dalam Bengkel Menulis Gerakan Literasi Indonesia (GLI).

548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved
Dawuk