
Mak ingin kubawa kau pada rumah mimpimu yang dari dalamnya terpancar keindahan Ilahi dan berjuta tanda kebesaran-Nya Tapi Mak tanganku terlalu lemah dan daya yang kupunya seperti hembusan angin melintas celah batu karang Mak rumah mimpimu entah kapan kupersembahkan tapi ia selalu ada dalam doaku ——— (100% royalti dipersembahkan untuk membantu memenuhi mimpi ke tanah suci, bagi saleh dan salehah yang kurang mampu. Membeli buku ini, berarti bersama-sama membantu mewujudkan mimpi mereka) Endorsement: Saya tidak malu mengakui kalau cerita ini membuat saya menangis! Dan langsung menggerakkan saya untuk segera mewujudkannya dalam film layar lebar." -Aditya Gumay Emak Ingin Naik Haji adalah sebuah cerita sederhana yang membuat kita menyadari arti penting sebuah perjuangan hidup, dan membuat saya semakin mengagumi dan mencintai sosok ibu. - Reza Rahadian, Pemeran Zein, Aktor Hasrat Emak yang begitu mendalam, sesungguhnya telah mengantar jiwa Emak ke Tanah Suci. Putranya adalah renungan tegas, tentang niat baik yang tidak boleh dinodai dengan laku melanggar iman/hukum. Akibatnya bukan tak mungkin Emak akan merasa bersalah. Pikiran ini yang menteror saya setelah membaca cerpen Emak. Cerpen yang baik adalah sebuah teka-teki batin. - Putu Wijaya Karya-karya Asma Nadia tidak sekedar menyuguhkan kenikmatan estetik, tetapi juga memancarkan penyadaran, betapa hidup ini begitu indah dan penuh makna jika ditaburi sikap toleran, peduli pada sesama makhluk, dan tidak kikir berbagi cinta pada kebenaran dan kemanusiaan.-Maman S. Mahayana. Yang Paling Menarik dari Asma Nadia Adalah: Kepekaan sosial yang terus diasahnya dengan semangat mencari sehingga dapat menangkap ekspresi-ekspresi kehidupan dengan cukup jeli, lancar, lugas, membumi... bisa menyentuh harap dan haru pembacanya.-Niniek L. Karim