Faiz, sudah menulis puisi sejak berumur lima tahun dan pernah menjadi juara pertama lomba menulis surat untuk presiden tingkat nasional, yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta, pada 2003. Buku Guru Matahariku adalah kumpulan puisi dan merupakan buku karya keduanya setelah Untuk Bunda dan Dunia.