Margins
Interview With The Nyamuk book cover
Interview With The Nyamuk
1995
First Published
3.40
Average Rating
193
Number of Pages

Part of Series

Apa yang kamu ingat tentang Lupus? Pasti permen karet dan rambut jambulnya. Konon, jambulnya itu terinspirasi dari gaya rambut John Taylor, bassist Duran Duran. Cerita kali ini dibuka dengan Lupus yang kaget setelah dikabari majalah HAI bahwa dia dapat kesempatan buat mewawancarai Duran Duran. Iya, beneran! Persiapan Lupus untuk berangkat ke Hong Kong ini yang seru banget. Yang lebih mengejutkan, beberapa bulan kemudian Lupus diajak ke Amerika oleh tantenya yang akan mengikuti lokakarya menulis di sana. Teman-teman yang satu geng dengan Lupus pun kemungkinan ikut berangkat. Tapi, apa benar mereka bakal pergi ke Amerika semua?

Avg Rating
3.40
Number of Ratings
448
5 STARS
14%
4 STARS
26%
3 STARS
48%
2 STARS
11%
1 STARS
1%
goodreads

Author

Hilman Hariwijaya
Hilman Hariwijaya
Author · 80 books

JAGO NGOCOL SE-INDONESIA Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris. Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \"normal\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun. Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja. Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.

548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved