
"Krandji/Bekasi Djatoeh" ialah kisah yang ditulis dari pengalaman2 pengliatan dan berita2 yang pasti selama pengarang berderak difront Jakarta Timor, menceritakan tentang beberapa pemuda yang meninggalkan Jakarta untuk turut berjuang mempertahankan daerah republik. Diantara pemuda2 itu Farid adalah anak Taman-Dewasa, periang patuh, Soerip, anak Mulo, pesolek, sombong dan Mustami, Mahasiswa sekolah tinggi Islam, seorang pelawak dan tak mempunyai ketabahan hati. Novel Krandji-Bekasi Djatuh ini diilhami oleh pengalaman Pram terlibat dalam perang kemerdekaan. Ia bertugas sebagai perwira perhubungan di Divisi Siliwangi.