
Di sebuah tempat yang bernama kehidupan, manusia sebagai para pelakonnya dikelilingi oleh ketidaktentuan ekonomi, kecelaruan sosial dan budaya yang rencam. Politik menjadikannya lebih buruk. Manusia tersepit, dihimpit, dikuasai dan menjadi mangsa sehingga menghilangkan sifat baik dalam diri mereka semata-mata demi survival. Agama menjadi benteng, tetapi tidak semua berjaya berpegang pada agama melainkan jika mereka memilih untuk melawan segala yang mustahil. Segala yang mustahil itu bernama godaan duniawi, keinginan menguasai, ketakutan untuk kehilangan kuasa, membuang keegoan, menghapuskan dendam dan mengikis perasaan tamak. Mampukan manusia melawan segala yang mustahil ini dan membuangnya daripada kehidupan mereka?