Margins
Mata Penuh Darah book cover
Mata Penuh Darah
Dua Peristiwa, 1966-2033
2018
First Published
3.30
Average Rating
206
Number of Pages

Buku ini berisi kumpulan cerpen para pemenang lomba cerpen 1 Dekade Shiramedia. Cerita-cerita di dalamnya memiliki nilai eksplorasi futuristik dan spekulatif. Berisi cerpen-cerpen dari para penulis berbakat dan juga juri yang berkompeten di antaranya adalah Agus Noor, Eko Triono, Bernard Batubara. 1. Mata Penuh Darah: Dua Peristiwa, 1966-2033 (Faisal Oddang) 2. Siasat Jitu Membunuh Mantan Kekasih (Adam Yudhistira) 3. Siapa yang Membawa Lesatan Ingatan Ini Bermuara? (Teguh Dewangga) 4. Venesia (Pringadi Abdi Surya) 5. Mengenang Olea (Wi Noya) 6. Secangkir Kopi Ethanolic (Ahmad Ijazi H) 7. Perempuan dari Jalan Kuno Lingkar (Pilo Poly) 8. Ule Sondok So-Len (Ai El Afif) 9. Budayut (Toni Lesmana) 10. Program Pembaca Nasib (Muhammad Aan) 11. Sembilang yang Kedelapan (Asmi) 12. Perihal Mesin dan Peristiwa Setelahnya (Galeh Pramudianto) 13. Bagaimana Kita Menulis Cerita Pendek 20 Tahun dari Sekarang (Ardy Kresna Crenata) 14. Nosarara Nosabatutu (Budi Saputra) 15. Adam-Hawa, Iblis, dan Eksperimen Ali Mugeni (Ken Hanggara) 16. Katakombe Santa Fallecia (Agus Noor) 17. Percintaan Terakhir M (Bernard Batubara) 18. Kukirimkan Padamu Sebuah Hari dari Masa Depan (Eko Triono)

Avg Rating
3.30
Number of Ratings
23
5 STARS
13%
4 STARS
17%
3 STARS
61%
2 STARS
4%
1 STARS
4%
goodreads

Authors

Toni Lesmana
Toni Lesmana
Author · 3 books
Menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Buku kumpulan puisinya Tamasya Cikaracak masuk dalam 5 besar Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 dan kini sedang menunggu proses penerbitan buku puisi terbaru berjudul Peta Dalam Rumah.
Faisal Oddang
Faisal Oddang
Author · 13 books

Faisal Oddang was born on 18th September 1994. He finished his study in Universitas Hasanuddin, focusing on Indonesian Literature. His books are: Poetry Collection Perkabungan untuk Cinta (Mourning for Love) and Manurung was shortlisted for Khatulistiwa Literary Award 2018, Novels: Tiba Sebelum Berangkat (Arriving Before Departing) was shortlisted for Khatulistiwa Literary Award 2018, Puya ke Puya (From One Heaven to Another) won 4th place in Jakarta Art Council Novel Competition 2014 and was chosen as the best novel in 2015 by Tempo Magazine. He achieved: Robert Bosh Stiftung and Literary Colloquium Berlin Grants 2018, Iowa International Writing Program 2018, Asean Young Writers Award 2014, Best Short Stories Writers 2014 by Kompas Daily, Prose Writer of The Year 2015 by Tempo Magazine, Best Essayist in Asean Literary Festival 2017. He was invited as a speaker in Ubud Writers and Readers Festival 2014, Salihara International Literary Biennale 2015 and Makassar International Writers Festival 2015, and participated in writer’s residency 2016 in Netherland by Indonesian National Book Committee. Email: faisaloddang@gmail.com

Galeh Pramudianto
Galeh Pramudianto
Author · 2 books
Galeh Pramudianto, working as an educator and one of the founders of Penakota.id. His latest book "Asteroid dari Namamu" (2019). He is the recipient of a Literary Works Award (Acarya Sastra 2019) from Indonesia's Ministry of Education and Culture.
Agus Noor
Agus Noor
Author · 26 books

Agus Noor, menulis banyak prosa, cerpen, naskah lakon (monolog dan teater) juga skenario sinetron. Beberapa buku yang telah ditulisnya antara lain, Memorabilia, Bapak Presiden yang Terhormat, Selingkuh Itu Indah, Rendezvous (Kisah Cinta yang Tak Setia), Matinya Toekang Kritik, Potongan Cerita di Kartu Pos. Karya-karya Agus Noor yang berupa cerpen juga banyak terhimpun dalam beberapa buku, antara lain: Jl. Asmaradana (Cerpen Pilihan Kompas, 2005), Ripin (Cerpen Kompas Pilihan, 2007), Kitab Cerpen Horison Sastra Indonesia, (Majalah Horison dan The Ford Foundation, 2002), Pembisik (Cerpen-cerpen terbaik Republika), 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 (Pena Kencana), dll. Menerima penghargaan sebagai cerpenis terbaik pada Festival Kesenian Yogyakarta 1992. Mendapatkan sertifikat Anugerah Cerpen Indonesia dari Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 1992 untuk tiga cerpennya: “Keluarga Bahagia”, “Dzikir Sebutir Peluru” dan “Tak Ada Mawar di Jalan Raya”. Sedang cerpen “Pemburu” oleh majalah sastra Horison, dinyatakan sebagai salah satu karya terbaik yang pernah terbit di majalah itu selama kurun waktu 1990-2000. Dan cerpen “Piknik” masuk dalam Anugerah Kebudayaan 2006 Departemen Seni dan Budaya untuk kategori cerpen.

Bernard Batubara
Bernard Batubara
Author · 16 books

I am a best selling writer of 19 books. They are "Angsa-Angsa Ketapang" (2010), "Radio Galau FM" (2011), "Kata Hati" (2012), "Milana" (2013), "Cinta." (2013), "Surat untuk Ruth" (2014), "Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri" (2014), "Jika Aku Milikmu" (2016), "Metafora Padma" (2016), "Elegi Rinaldo" (2017), "Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran" (2017), "Luka Dalam Bara" (2017), "Untuk Seorang Perempuan yang Memintaku Menjadi Hujan" (2017), "Asal Kau Bahagia" (2017), "Espresso" (2019), "Tentang Menulis" (2019), "Residu" (2019), "Batu Manikam" (2020), and "Banse Firius" (2020). My short story “Goa Maria” appeared in the bilingual anthology of Indonesian writing Through Darkness to Light (Ubud Writers and Readers Festival 2013 & Hivos). I provide editorial and copywriting services, for commercial and literary purposes. I accept prose, poetry, and nonfiction story. Contact me through the information below. Whatsapp: +6287839894689 Twitter & Instagram: @benzbara_ benzbara89@gmail.com www.bisikanbusuk.com

548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved