
Agus Noor, menulis banyak prosa, cerpen, naskah lakon (monolog dan teater) juga skenario sinetron. Beberapa buku yang telah ditulisnya antara lain, Memorabilia, Bapak Presiden yang Terhormat, Selingkuh Itu Indah, Rendezvous (Kisah Cinta yang Tak Setia), Matinya Toekang Kritik, Potongan Cerita di Kartu Pos. Karya-karya Agus Noor yang berupa cerpen juga banyak terhimpun dalam beberapa buku, antara lain: Jl. Asmaradana (Cerpen Pilihan Kompas, 2005), Ripin (Cerpen Kompas Pilihan, 2007), Kitab Cerpen Horison Sastra Indonesia, (Majalah Horison dan The Ford Foundation, 2002), Pembisik (Cerpen-cerpen terbaik Republika), 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 (Pena Kencana), dll. Menerima penghargaan sebagai cerpenis terbaik pada Festival Kesenian Yogyakarta 1992. Mendapatkan sertifikat Anugerah Cerpen Indonesia dari Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 1992 untuk tiga cerpennya: “Keluarga Bahagia”, “Dzikir Sebutir Peluru” dan “Tak Ada Mawar di Jalan Raya”. Sedang cerpen “Pemburu” oleh majalah sastra Horison, dinyatakan sebagai salah satu karya terbaik yang pernah terbit di majalah itu selama kurun waktu 1990-2000. Dan cerpen “Piknik” masuk dalam Anugerah Kebudayaan 2006 Departemen Seni dan Budaya untuk kategori cerpen.
Cerpen Pilihan KOMPAS 2024
2025
2022
Cerpen Pilihan KOMPAS 2019
2020
Cerpen Pilihan KOMPAS 2018
2019
2018
Cerpen Pilihan KOMPAS 2017
2018
Dua Peristiwa, 1966-2033
2018
Kumpulan Cerpen
2017
2017
Cerpen Pilihan KOMPAS 2016
2017
Sekumpulan Kisah Natal di Akhir Desember
2016
Cerpen Pilihan KOMPAS 2015
2016
2014
Cerpen Pilihan KOMPAS 2013
2014
Cerpen Pilihan KOMPAS 2012
2013
2013
2012
20 Tahun Cerpen Pilihan KOMPAS
2012
2010
Cerpen KOMPAS Pilihan 2009
2010
2010
Cerpen KOMPAS Pilihan 2008
2009
Cerpen KOMPAS Pilihan 2007
2008
Anugerah Sastra Pena Kencana
2008
2006
2005
Kumpulan Cerpen Pilihan KOMPAS 2005
2005
1999
Cerpen Pilihan KOMPAS 1994
1994