
siapa gerangan yang memulai perjalanan tanpa rencana ini siapa gerangan yang ikhlas beriman pada jajaran huruf ini *** Demikianlah maka sajak-sajak yang dimuat dalam buku ini semua baru, yang belum dimuat dalam media cetak apa pun, semacam tribute atau terima kasih untuk perempuan yang biasa saya sapa sebagai mBoel. Demikianlah, sajak-sajak dalam buku ini adalah semacam catatan harian. —Sapardi Djoko Damono