
Di halaman-halaman “Api Kartini”, majalah terbitan Gerwani di akhir 1950-an, gagasan tentang kebangsaan dan peran perempuan berdampingan dengan resep masakan dan cerita dari saudari-saudari yang sama-sama bergerak di berbagai belahan dunia. Dari sana kami mulai: membaca arsip-arsip ini, memasak ulang resep yang tersaji, menulis kembali apa yang kami rasakan ketika api kecil itu dinyalakan lagi di dapur kami sendiri. Memasak Harapan adalah tujuh esai yang dihidangkan untuk mengingat nenek-nenek revolusioner kita. Selamat mencicipi. *** Memasak Harapan disajikan dari dapur POST Editions, kantin untuk hidangan yang diracik dan dimasak bersama di POST Bookshop, Pasar Santa, Jakarta.