Margins
Margins
Sign in
Margins
Subscribe to our newsletter
548 Market St PMB 65688, San Francisco California 94104-5401 USA
hello@margins.app
·
+1 (650) 223-5283
Privacy Policy
·
Terms of Use
© 2026 Paratext Inc. All rights reserved
📚
miblud
Hujan
2016
Tere Liye
Tentang persahabatan Tentang cinta Tentang perpisahan Tentang melupakan Tentang hujan
About You
2016
Tere Liye
Thank you for the chance to know you, it was the biggest blessing that ever happened in my life. The old sayings were right; you don't need to seek for love, it will come to you. Thank you. I won't cry because it's over, but I will smile because it happened. Past. Pain. Future. Dreams. All will pass, like the flow of a river. Then, let my life flows like a river of life
Serangkai
2021
Valerie Patkar
“Tetapi bukan masalah kalau kita nggak selalu bisa berani, Deverra. Karena manusia bukan hanya lahir dari tulang, melainkan juga hati. Semesta bukan hanya menciptakan tubuh, melainkan juga rasa. Dan waktu bukan hanya tentang hari esok, melainkan juga kemarin.” \
\
Kecelakaan di perhelatan Grand Prix Formula 1 membawa Kai Deverra yang masih merayakan penyesalan ditinggal kekasih lamanya kepada Karina Maladivas Nota yang baru pulang dari kesepian. Setangkai cerita kesedihan Deverra menyatu dengan setangkai cerita kesunyian Divas, membentuk serangkai cerita untuk mengenang yang hilang. Tentang Deverra, Dari Divas, untuk Zacchio.
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
2009
Tere Liye
Tutup mata kita. Tutup pikiran kita dari carut- marut kehidupan. Mari berpikir takjim sejenak. Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata: Aku memberikan kau kesempatan hebat. Lima kesempatan untuk bertanya tentang rahasia kehidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang. Lima Pertanyaan. Lima jawaban. Apakah pertanyaan pertamamu? Maka apakah kita akan bertanya: Apakah cinta itu? Apakah hidup ini adil? Apakah kaya adalah segalanya? Apakah kita memilki pilihan dalam hidup? Apakah makna kehilangan? Ray (tokoh utama dalam kisah ini), ternyata memiliki kecamuk pertanyaan sendiri. Lima pertanyaan sebelum akhirnya dia mengerti makna hidup dan kehidupannya. Siapkan energi Anda untuk memasuki dunia Fantasi Tere-Liye tentang perjalanan hidup. Di sini hanya ada satu rumus: semua urusan adalah sederhana. Maka mulailah membaca dengan menghela nafas lega
Dia Adalah Kakakku
2008
Tere Liye
Buat apa kamu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain? Buat apa kamu mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain? Kekhawatiran, juga kecemasan yang sejatinya mungkin tidak pernah ada." Dulu, sekarang, hingga kapan pun, dia adalah kakakku. Tentang seorang kakak yang mengorbankan apa pun agar adik-adiknya bisa sekolah. Tentang rasa sabar dan penerimaan. Tentang keluarga yang penuh perjuangan.
Janji
2021
Tere Liye
Kisah ini tentang JANJI. Saat seorang menunaikan janjinya dengan sungguh-sungguh. Apapun harganya, meski menyakitkan, meski penuh tantangan dan cobaan, dia tetap berusaha menunaikan janjinya. Meski merangkak.... Meski terduduk, menangis tanpa air mata lagi....
The Sea Speaks His Name
2017
Leila S. Chudori
The tragic yet inspiring story of a group of friends, all young and idealistic political activists who faced the iron fist of power in the waning days of the Suharto regime, in the late 1990s. In the twilight hours of a day in March, Biru Laut was ambushed by four unknown men. Together with his friends, Daniel, Sunu and Alex, he was taken to an unknown location. For months they were held captive, interrogated, beaten and tortured into answering one sole question: Who stood behind the rebellious student movements at that time? Biru Laut’s younger sister, who, along with other family members of kidnapped student activists, struggled to put the pieces of the puzzle together and to find answers to their never-ending questions. While her parents appear to be in denial and remain hopeful that Biru Laut will one day come back to sit at the family table again, Asmara Jati engages alongside the Missing Persons Commission Team led by Aswin Pradana in order to strive to find traces of those who went missing and to record the testimonies of those who returned. This stirring story of Biru Laut and his friends is the story of the desaparecidos of Indonesia. It is the story of a momentous—and still seldom written about—period of Indonesian history that led to the end of dictatorship in Indonesia.
For Nadira
2009
Leila S. Chudori
One gloomy morning, Nadira Suwandi finds her mother has committed suicide. The death of Nadira’s mother Kemala Yunus, an expressive, free-thinking woman who always struggled to find her own self, comes as a shock. Kemala’s death influences Nadira’s life as a girl (“Sky Painting”), a journalist (“Prayer Beads), a lover (“Longest Kiss”) and a wife, and brings Nadira into an exploration of a new world, an untouched world of sexuality (“Kirana”). In the last two stories within this collection, “Before the Sun Rises” and “From New York to Legian”, we delve deeper into Nadira’s inner world.
Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam
2020
Dian Purnomo
Magi Diela diculik dan dijinakkan seperti binatang. Sirna sudah impiannya membangun Sumba. Kini dia harus melawan orangtua, seisi kampung, dan adat yang ingin merenggut kemerdekaannya sebagai perempuan. Ketika budaya memenjarakan hati Magi yang meronta, dia harus memilih sendiri nerakanya: meninggalkan orangtua dan tanah kelahirannya, menyerahkan diri kepada si mata keranjang, atau mencurangi kematiannya sendiri. Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam ditulis berdasarkan pengalaman banyak perempuan korban kawin tangkap di Sumba. Tradisi kawin tangkap menggedor hati Dian Purnomo untuk menyuarakan jerit perempuan yang seolah tak terdengar bahkan oleh Tuhan sekalipun.
Lontara
2023
Windy Joana
Lontara bukan hanya aksara. Bukan hanya media perantara. Ia juga saksi sebuah sejarah dan kutukan cinta.
Perawan Remaja Dalam Cengkeraman Militer
2001
Pramoedya Ananta Toer
"...kalian para perawan remaja, telah aku susun surat ini untuk kalian, bukan saja agar kalian tahu tentang nasib buruk yang biasa menimpa para gadis seumur kalian, juga agar kalian punya perhatian terhadap sejenis kalian yang mengalami kemalangan itu... Surat kepada kalian ini juga semacam pernyataan protes, sekalipun kejadiannya telah puluhan tahun lewat..."
Perempuan dalam Budaya Patriarki
2011
Nawal El Saadawi
Penindasan, eksploitasi, dan tekanan sosial yang dialami perempuan bukanlah ciri masyarakat Arab atau negara Duni Ketiga saja. Semuanya merupakan bagian yang integral dari sistem politik, ekonomi, dan budaya yang berpengaruh besar dalam hampir seluruh dunia, baik sistem itu melingkupi masyarakat terbelakang dan masih bersifat feodal, atau yang mewarnai masyarakat industri modern yang menyerah kepada pengaruh revolusi sains dan teknologi. Keadaan dan persoalan-persoalan kaum perempuan dalam masyarakat manusia kontemporer lahir dari perkembangan sejarang uang yang membuat suatu kelas menguasai kelas lain dan laki-laki menguasai perempuan. Mereka adalah produk kelas dan seks.
📚 miblud