Aku tak punya ingatan apa pun tentang ibuku. Ibuku meninggalkan rumah sejak aku bayi dan tak pernah muncul lagi. Maka duniaku hanya berisi aku dan Bapak. Saat Bapak menikah lagi, dunia itu runtuh. Semua luka itu bertahan dalam alam bawah sadarku. Mendorongku tumbuh menjadi perempuan yang terobsesi pada lelaki-lelaki yang jauh lebih tua dariku dan dikenal setia pada keluarganya. Apakah aku harus menggenapi takdirku sebagai perempuan perebut suami orang? Ataukah aku punya pilihan yang jauh lebih baik? Namaku Surya Kelana, tiga puluh lima tahun, lajang, dan seorang novelis ternama.