Yang menarik dari pemikiran Gus Dur tidak lain adalah karena ia mampu mensinergikan pemikiran Islam dengan pola pemikiran modern tanpa mengabaikan kultur ke-Indonesiaan. Meskipun ia tidak memiliki gelar akademis—sebagai bukti hasil studinya—namun ia mampu melahirkan diskursus baru dengan kemasan yang segar. Buku ini memperkenalkan pemikiran-pemikiran lama Gus Dur mengenai hubungan agama dan ideologi, negara dan gerakan keagamaan, hak asasi manusia, budaya dan integrasi nasional, pesantren, dan lain sebagainya.