Apa jadinya jika dua pengarang cowok yang sama-sama punya karakter keras berkolaborasi menulis buku? Gola gong pasti bukan nama baru. Serial Balada si Roy-nya lalu trilogi Pada-Mu Ku Bersimpuh yang sempat disinetronkan, dan sosoknya yang petualang, membuat buku-bukunya laris habis di pasaran. Lalu Birulaut yang besar di dunia teater, menyelesaikan studi di IKJ dan terbiasa memotret adegan masyarakat di sekitarnya? Cerpen-cerpennya lahir dari kejujuran bertutur, hingga kegetiran atau keputusasaan yang tampak, kadang justru melahirkan senyum. Terus, gimana dong kalau mereka berduet? Ya, jadilah kumpulan cerita-cerita yang macho tapi manis, kocak, dan menyentuh sekaligus membawa cahaya baru!