Totalitas, kesatuan dan pudarnya otoritas tunggal yang digantikan oleh heterogenitas dan pluralitas merupakan ciri kehidupan pascamodernisme. Bentuk hegemoni dan dominasi dengan pemanipulasian konsensus telah menyeret ego menemui ajalnya. Kumpulan cerpen Tuan Gendrik karya Pamusuk Eneste ini sama sekali tidak menyinggung pemikiran Lyotard atau Jameson. Akan tetapi tokoh-tokoh yang diangkat Pamusuk cenderung menggambarkan kegelisahan manusia pascamodern. Dalam beberapa hal, kumpulan cerpen ini telah menghilangkan batas pemisah antara kebudayaan tinggi (high culture) dan kebudayaan massa (mass culture) atau kebudayaan populer (popular culture).