Perjalanan waktu selalu mengandung unsur perubahan dan persambungan. Bahkan, terkadang mengandung konsekuensi mendua. Satus sisi berada pada moralitas, sementara pada sisi lain berpijak pada pragmatisme. Sebagai karya sastra, cerpen-cerpen Rayani Sriwidodo mengajak kita melatih kepekaan terhadap nilai-nilai yang melingkupi keseharian manusia. Ada potret WTS (wanita tenaga seks), ibu yang melahirkan, pengalaman wanita pedagang, sampai naluri kewanitaan buruh wanita.