Walaupun titelnya sarjana, Sekar sadar dia tetap anak pembantu rumah tangga. Pendidikannya yang tinggi itu pun hanya dimungkinkan karena kemurahan hati majikannya. Karena itu Sekar tahu diri. Betapapun cintanya kepada Joko, anak majikannya, Sekar rela berkorban. Jangankan diselir, lebih dari itu pun dia bersedia....