
Onghokham (Ong Hok Ham) adalah seorang sejarawan dan cendekiawan Indonesia. Ia sering menulis pada kolom sejarah di majalah Tempo. Kumpulan tulisannya di majalah ini selama tahun 1976-2001 diterbitkan pada tahun 2002 dengan judul Wahyu yang Hilang, Negeri yang Guncang. Sebagai sejarawan, Ong Hok Ham menulis banyak artikel mengenai kaum peranakan Tionghoa Indonesia. Lima belas dari puluhan artikelnya yang pernah diterbitkan Star Weekly kemudian diterbitkan menjadi sebuah buku berjudul Riwayat Tionghoa Peranakan di Jawa. Ong Hok Ham juga merupakan mantan dosen di Universitas Indonesia. Disertasinya selesai ditulis tahun 1975 dengan judul The Residency of Madiun; Priyayi and Peasant in the Nineteenth Century dan gelar Doktor diraihnya dari Universitas Yale, Amerika Serikat. Buah pemikiran Ong diabadikan dalam wujud pusat pelajaran sejarah Ong Hok Ham Institute di Jakarta Timur. Ia pensiun dari Universitas Indonesia pada tahun 1989. Ong Hok Ham meninggal dunia pada tanggal 30 Agustus 2007 karena stroke. Sebelumnya ia juga pernah terkena serangan stroke pada tahun 2001. Namun hal ini tidak mengganggu semangatnya untuk menulis, meskipun hanya dengan tangan kanannya.
Books

De roep om Merdeka
Indonesische vrijheidlievende teksten uit de twintigste eeuw
1995

Madiun Dalam Kemelut Sejarah
2018

Runtuhnya Hindia Belanda
1987

Anti Cina, Kapitalisme Cina dan Gerakan Cina, Sejarah Etnis Cina di Indonesia
2008

Dari Soal Priyayi sampai Nyi Blorong
Refleksi Historis Nusantara
2002

Raden Saleh
Anak Belanda, Mooi Indie & Nasionalisme
2009

Sukarno
Orang Kiri, Revolusi & G30S 1965
2009

Riwayat Tionghoa Peranakan di Jawa
2005