
Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang. Mantan Rais PBNU ini dilahirkan di Rembang, 10 Agustus 1944. Di masa mudanya ia pernah nyantri di berbagai pesantren seperti Pesantren Lirboyo Kediri di bawah asuhan KH Marzuqi dan KH Mahrus Ali; Al Munawwar Krapyak Yogyakarta di bawah asuhan KH Ali Ma'shum dan KH Abdul Qadir; dan Universitas Al Azhar Cairo, di samping mengaji di di pesantren milik ayahnya sendiri, KH Bisri Mustofa Rembang. Gus Mus menikah dengan St. Fatma, dan dikaruniai 6 (enam) orang anak perempuan serta seorang anak laki-laki. Selain dikenal sebagai ulama dan Rais Syuriah PBNU, Gus Mus juga budayawan dan penulis produktif. Ia kerap menulis kolom, esai, cerpen, dan puisi di berbagai media massa seperti: Intisari; Ummat; Amanah;Ulumul Qur’an; Panji Masyarakat; Horison; Jawa Pos; Republika; Media Indonesia; Tempo; Forum; Kompas; Suara Merdeka dll.
Series
Books

Negeri Daging
2002

Nyanyian Cinta
2006

The Illusion of an Islamic State
How an Alliance of Moderates Launched a Successful Jihad Against Radicalization and Terrorism in the World’s Largest Muslim-Majority Country
2011

Ohoi
Kumpulan Puisi-puisi Balsem
1988

Islam Nusantara
Dari Ushul Fiqh Hingga Paham Kebangsaan
2015

Gandrung
Sajak-sajak Cinta
2000

Fikih Keseharian Gus Mus
2005

Membuka Pintu Langit
2007

Pesan Islam Sehari-hari
Memaknai Kesejukan Amar Ma'ruf Nahi Munkar
1997

Melihat Diri Sendiri
2003

Lukisan Kaligrafi
2006

Laki-laki Pemanggul Goni
Cerpen Pilihan KOMPAS 2012
2013

Mencari Bening Mata Air
2008

Canda Nabi & Tawa Sufi
2002

Koridor
2010




